Kunyanyikan malam pada bulan yang
pelan
Kudendangkan fajar untuk embun yang
pendiam
Dan tetap diam, dan tetap pelan
Kuambilkan senja berseeta awan di
sampingnya
Kupetikkan purnama dan bintang yang
enggan dia tinggalkan
Kuambil!
Kupetik!
Kutak tinggalkan!
Kutunggu diwaktumu datang
###
Di ujung telagaku kududuk berteman
malam
Membuat gelombang bulan dan berkaca
dengan alam
Aku tak berkata!
Aku tak bertanya!
Aku tak punya suara!
Hanya hentak jari ini menari,
memberi irama, lukisan nada
Tapi tak tahu arah, tak tahu siapa?
###
Aku tak
punya perahu
Meski
untuk menjangkau melati biru yang berenang-renang di tengah waktu
Bahkan
tak sanggup mengayuh teratai di tepi pandang yang merambat dingin di tatap mata
Tapi,
ada satu yang dikata banyak suara
Rasa itu
ada karena kita manusia
Kuas
dan tinta untuk mengukir gambar menggapai pinta. [Ai]
###
Tidak ada komentar:
Posting Komentar