Minggu, 20 Maret 2016

Sajak Pitu Likur Part II

Kunyanyikan malam pada bulan yang pelan
Kudendangkan fajar untuk embun yang pendiam
Dan tetap diam, dan tetap pelan
Kuambilkan senja berseeta awan di sampingnya
Kupetikkan purnama dan bintang yang enggan  dia tinggalkan
Kuambil!
Kupetik!
Kutak tinggalkan!
Kutunggu diwaktumu datang
###
Di ujung telagaku kududuk berteman malam
Membuat gelombang bulan dan berkaca dengan alam
Aku tak berkata!
Aku tak bertanya!
Aku tak punya suara!
Hanya hentak jari ini menari, memberi irama, lukisan nada
Tapi tak tahu arah, tak tahu siapa?
###
Aku tak punya perahu
Meski untuk menjangkau melati biru yang berenang-renang di tengah waktu
Bahkan tak sanggup mengayuh teratai di tepi pandang yang merambat dingin di tatap mata
Tapi, ada satu yang dikata banyak suara
Rasa itu ada karena kita manusia
Kuas dan tinta untuk mengukir gambar menggapai pinta. [Ai]

###

Tidak ada komentar:

Posting Komentar