Selasa, 08 Maret 2016

Menjumpai Gehana Matahari, Nabi Muhammad saw Melakukan Hal Ini Loh!


Hal yang Dilakukan Nabi Muhammad saw Ketika Menjumpai Gerhana 


Gerhana merupakan sebuah fenomena alam yang diciptakan oleh Allah swt untuk memperlihatkan tanda-tanda kebesaran-Nya, baik itu gerhana matahari ataupun bulan. Gerhana matahari terjadi disaat Allah swt menempatkan posisi bulan yang berada di antara matahari dan bumi sehingga menghalangi cahaya matahari sampai ke bumi. Sementara gerhana bulan terjadi apabila keadaan bumi berada di antara matahari dan bulan yang menyebabkan bulan tidak memantulkan cahaya matahari ke bumi. Pada zaman nabi Muhammad saw telah terjadi satu kali kejadian gerhana matahari. Menurut ulama, gerhana ini terjadi pada 29 Rabi’ul Awal tahun 10 Hijriyah, yaitu pada akhir bulan Hijriyah sedangkan gerhana bulan pula terjadi pada pertengahan bulan Hijriyah, bertepatan dengan meninggalnya putra beliau yang tercinta yaitu Ibrahim. Maka saat itulah muncul banyak isu dan mitos  kematian seseorang yang memiliki keterkaitan khusus dengan gerhana seperti yang telah ada sejak zaman jahiliyah dahulu. Nabi yang mendengar desas-desus dan khawatir mitos itu berkembang dalam kalangan kaum Muslimin segera membantah isu tersbut. Rasulullah saw menjelaskan bahwa kejadian gerhana bukan disebabkan oleh kematian atau kelahiran seseorang. Menurut beliau, kejadian gerhana merupakan sebuah tanda kebesaran Allah yang ditunjukan kepada para hambanya agar semakin takut kepada Allah swt dan memperhatikan tanda-tanda kebesaran-Nya. Seperti dalam sabda beliau: Dari Abu Mas’ud radhiyallahu anhu berkata: Nabi saw bersabda: “Sesungguhnya matahari dan bulan merupakan dua tanda kebesaran Allah, di mana Allah menakuti hamba-Nya. Tidak terjadi gerhana kerana kematian seseorang manusia, akan tetapi keduanya merupakan dua tanda kebesaran Allah, apabila kamu menyaksikannya, maka laksanakan solat dan berdoalah kepada Allah sehingga dikembalikan kembali oleh Allah” (HR Bukhari dan Muslim). Dalam beberapa riwayat yang lain, bila nabi Muhammad menjumpai gerhana maka raut muka beliau akan berubah layaknya orang yang takut dan khwatir, beliau saw akan berdoa sehingga mengalirkan air mata kerana bimbang Allah swt akan mengazab umatnya di sebabkan dosa dan maksiat yang mereka lakukan. Selain dianjurkan melaksanakan shalat dan khutbah disaat gerhana menyapa, Rasulullah juga menghimbau umatnya untuk banyak bershadaqoh, banyak berdzikir, beristigfar dan selalu menyibukan diri dengan amalan-amalan shalih lainya. -Ai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar