Senin, 14 Maret 2016

Objeknya Struktur Dalaman Bahasa atau Struktur Luaran Bahasa



Kasus Bahasa Terkait dengan Objeknya Struktur Dalaman Bahasa atau Struktur Luaran Bahasa
A.  Struktur Luaran Bahasa
Struktur luar adalah struktur yang terdapat pada permukaannya yang langsung kita dengar atau kita lihat secara tertulis. Definisi lain ialah bentuk luaran suatu kalimat. Struktur luaran bahasa itu juga merupakan hal di luar bahasa yang mempengaruhi bahasa atau terbentuknya bahasa atau ujaran. Jadi, struktur luar adalah kalimat yang kita dengar secara langsung dan secara mentah-mentah dan apa adanya yang keluar dari mulut atau apa yang kita lihat pada tulisan.

B.  Struktur Dalaman Bahasa
Struktur dalam adalah struktur yang terdapat pada peringkat yang abstrak di dalam otak penutur sebelum sesuatu itu diterbitkan. Struktur dalaman bahasa itu seperti adanya faktor gramatikal, sintaksis, atau hal yamg murni bahasa. Ada pula yang mengatakan struktur dalam adalah gambaran yang mendasari suatu kalimat.

Dalam kebanyakan hal, makna suatu ujaran dapat dipahami dari urutan kata yang terdapat pada ujaran tersebut atau dari ciri-ciri tertentu masing-masing kata yang dipakai. Kalimat seperti:
(1)   Aida sedang menyewa rumah baja.
Dapat dipahami cukup dari urutan kata-kata yang terdengar atau terlihat. Siapapun yang mendengar kalimat ini akan memberikan interprestasi makna yang sama yaitu adanya seorang perempuan bernama Aida, yang sedang menyewa sebuah rumah, rumah itu adalah rumah baja. Ini merupakan penafsiran dari struktur luaran bahasa.
Kalimat tersebut jika dilihat atau ditafsirkan dari struktur dalaman bahasa maka kalimat yang tampaknya sederhana ternyata memiliki makna yang berbeda dan memiliki struktur fungsi sintaksis. Aida menduduki fungsi subjek, sedang menyewa menduduki fungsi predikat, dan rumah baja menduduki fungsi objek. Serta memiliki makna yang berbeda, rumah baja di sini mempunyai arti kos-kosan yang ketat.
(2)   Perut saya sakit. (Kalimat tersebut diucapakan ketika melewati sebuah rumah makan)
Bila dilihat dari struktur luaran bahasa maka bermakna perutnya sakit maka perlu pergi ke dokter untuk berobat. Tetapi bila dilihat dari struktur dalaman bahasa maka mempunyai fungsi sintaksis. Perut saya menduduki fungsi subjek dan sakit menduduki fungsi predikat, serta dalam pemahaman makna maka lawan bicara akan paham, bahwa perutnya sakit karena lapar.

Jadi jelaslah bahwa makna suatu kalimat ternyata tidak hanya ditentukan oleh wujud permukaan yang terdengar atau terlihat saja. Dengan kata lain, suatu kalimat tidak hanya memiliki struktur luar tetapi juga struktur dalam bahasa yang mendasari kalimat tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar