Kasus
Bahasa Terkait dengan Objeknya Struktur Dalaman Bahasa atau Struktur Luaran
Bahasa
A. Struktur Luaran Bahasa
Struktur
luar adalah struktur yang terdapat pada permukaannya yang langsung kita dengar
atau kita lihat secara tertulis. Definisi lain ialah bentuk luaran suatu
kalimat. Struktur luaran bahasa itu juga merupakan hal di luar bahasa yang
mempengaruhi bahasa atau terbentuknya bahasa atau ujaran. Jadi, struktur luar
adalah kalimat yang kita dengar secara langsung dan secara mentah-mentah dan
apa adanya yang keluar dari mulut atau apa yang kita lihat pada tulisan.
B. Struktur Dalaman Bahasa
Struktur
dalam adalah struktur yang terdapat pada peringkat yang abstrak di dalam otak
penutur sebelum sesuatu itu diterbitkan. Struktur dalaman bahasa itu seperti
adanya faktor gramatikal, sintaksis, atau hal yamg murni bahasa. Ada pula yang
mengatakan struktur dalam adalah gambaran yang mendasari suatu kalimat.
Dalam
kebanyakan hal, makna suatu ujaran dapat dipahami dari urutan kata yang
terdapat pada ujaran tersebut atau dari ciri-ciri tertentu masing-masing kata
yang dipakai. Kalimat seperti:
(1)
Aida sedang menyewa rumah baja.
Dapat dipahami cukup dari urutan
kata-kata yang terdengar atau terlihat. Siapapun yang mendengar kalimat ini
akan memberikan interprestasi makna yang sama yaitu adanya seorang perempuan
bernama Aida, yang sedang menyewa sebuah rumah, rumah itu adalah rumah baja.
Ini merupakan penafsiran dari struktur luaran bahasa.
Kalimat tersebut jika dilihat
atau ditafsirkan dari struktur dalaman bahasa maka kalimat yang tampaknya
sederhana ternyata memiliki makna yang berbeda dan memiliki struktur fungsi sintaksis.
Aida menduduki fungsi subjek, sedang menyewa menduduki fungsi predikat,
dan rumah baja menduduki fungsi objek. Serta memiliki makna yang berbeda,
rumah baja di sini mempunyai arti kos-kosan yang ketat.
(2)
Perut saya sakit. (Kalimat tersebut diucapakan
ketika melewati sebuah rumah makan)
Bila dilihat dari struktur luaran
bahasa maka bermakna perutnya sakit maka perlu pergi ke dokter untuk berobat.
Tetapi bila dilihat dari struktur dalaman bahasa maka mempunyai fungsi
sintaksis. Perut saya menduduki
fungsi subjek dan sakit menduduki fungsi predikat, serta dalam pemahaman makna
maka lawan bicara akan paham, bahwa perutnya sakit karena lapar.
Jadi jelaslah bahwa makna suatu
kalimat ternyata tidak hanya ditentukan oleh wujud permukaan yang terdengar
atau terlihat saja. Dengan kata lain, suatu kalimat tidak hanya memiliki
struktur luar tetapi juga struktur dalam bahasa yang mendasari kalimat
tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar